Rihlah Akar Tangguh 2013
6 June 2013Dalam bahasa Indonesia dikenal pepatah tak kenal maka tak sayang. Itulah ungkapan yang barang kali tepat untuk menggambarkan tujuan kegiatan Pusat Kajian Zakat dan Wakaf “eL-Zawa” UIN Maliki Malang pada hari Sabtu tanggal 25 Mei 2013. Untuk membangun hubungan emosional dengan penerima beasiswa Akar Tangguh, eL-Zawa memberikan fasilitas berupa tiket berwisata secara cuma-cuma. Tidak hanya itu, eL-Zawa juga memberikan uang saku, sehingga para penerima beasiswa dapat berwisata dengan hati gembira. Kali ini, lokasi yang dipilih adalah Jawa Timur Park I (Jatim Park I) yang terletak di Kota Batu Jawa Timur. Tempat wisata ini tidak hanya sekedar menyediakan wahana bermain saja, akan tetapi para peserta rihlah Akar Tangguh dapat memperlajari berbagai macam bidang keilmuan, seperti sosial-budaya, s...
Read more
LOPER KORAN
Joko Sugiarto, Wirausaha Loper Koran UMKM Binaan el-Zawa 2011
“NO GENGSI MENUJU KESUKSESAN,
PANTANG MENYERAH TETAP SEMANGAT DENGAN BERWIRAUSAHA”
Lemahnya perencanaan usaha sering menyebabkan kegagalan bagi sebuah usaha. Hal itu menyebabkan perencanaan strategis adalah kunci sukses untuk mengembangkan bisnis Anda. Rencana Bisnis berfokus pada tercapainya sebuah tujuan. Tentunya tujuan bagi sebuah usaha adalah keuntungan. Sukses sebuah usaha di tentukan dalam perencaaan strategis dan langkah-langkah usaha untuk menerapkan rencana tersebut. Selaras dengan apa yang dituturkan oleh Bapak Joko Sugiarto asal kota Lobster Sidoarjo ini, yang bertempat tinggal di Jl. Bendungan Sigura-gura Gg 1 No. 12 Kota Malang. Beliau ini adalah seorang pendatang, yang mempunyai istri dan empat orang anak. Yang berprofesi sebagai Loper Koran sejak empat tahun yang lalu dengan modal sendiri. Dengan profesi inilah beliau menghidupi keluarga istri dan empat anaknya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan perekonomiannya.
Joko Sugiarto adalah salah satu aggota UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) binaan el-Zawa saat ini, dengan usahanya yaitu Loper Koran. Berasal dari nasabah el-Zawa terdahulu pak Joko tertarik untuk mencoba meminjam modal kepada el-Zawa ini. Program UMKM ini adalah program dimana selain menjaga stabilitas perekonomian para pengusaha mikro kecil menengah juga dibina untuk menjadi usaha yang berkembang, berperilaku pebisnis yang baik serta membidik langkah-langkah yang dapat mendorong munculnya budaya zakat dan infak dikalangan pelaku usaha kecil menengah.
Dengan pembinaan dan suntikan modal Rp. 1.000.000, 00 dari el-Zawa pada tanggal 4 bulan Februari tahun 2011, dari modal itulah usaha yang ditekuni oleh Bapak Joko Sugiarto ini berkembang yang awal mulanya beliau meloper Koran melalui orang kedua, maka setelah adanya pembinaan dan suntikan modal dari el-Zawa maka usaha yang dikelola oleh bapak Joko ini berdiri secara mandiri. Dari modal itu beliau mulai bisa mengambil Koran secara langsung dari pusatnya.
Sebelum beliau mendapat pembinaan serta suntikan dana dari el-Zawa beliau meloper Koran melalui orang kedua yaitu mengambil dari kios kemudian dijual kembali kepada orang lain, bisa di hitung berapa omset yang di dapatkan oleh pak Joko waktu itu. Sebelum usaha pak Joko ini berkembang omset yang di dapatkan hanya mencapai Rp. 1.000.000, 00 saja. Sedangkan kebutuhan keluarga beliau semakin hari semakin banyak. Dibandingkan dengan sekarang setelah mendapatkan pembinaan dan suntikan dana dari el-Zawa omset yang di dapatkan oleh pak Joko hampir mencapai Rp. 2.000.000, 00.
Karena keuletan dan kegigihan beliau dalam mengembangkan usahanya beliau menjadi sukses, yang dahulunya meloper Koran dengan berkeliling-keliling dari tempat satu ketempat yang lain, maka saat ini beliau mempunyai tempat tetap yaitu di Jl. Bandung di depan Pom Bensin yang beroperasi mulai dari sekitar jam 04.30 sampai sekitar jam 09.00. Saat ini beliau sudah mempunyai pelanggan tetap, jadi tidak usah bersusah payah untuk perpindah-pindah tempat untuk memasarkan korannya. Adapun jenis Koran yang diperjual belikan seperti Jawa post, Kompas, Memo, serta jenis Tabloid dan Majalah-majalah yang lainnya.
Keterlambatan datangnya Koran yang akan dijual oleh beliau membuat kendala jalannya sebuah usaha yang ditekuni oleh bapak Joko ini, karena Koran sangat dibutuhkan oleh orang-orang utuk menemani sambil minum kopi di pagi hari serta mengupdate berita serta kabar terkini pada hari itu. Hal ini diungkapkan oleh bapak Joko, beliau tidak ingin mengecewakan pelanggan-pelanggan tetapnya yang disebabkan oleh adanya keterlambatan Koran yang akan dijualnya.
Beliau bersyukur sekali atas pencapaian usahanya saat ini, terutama berterimaksih sekali pada el-Zawa yang senantiasa tidak henti-hentinya untuk selalu membina dan membina. Menurut beliau program UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) ini sangat bagus dan perlu untuk di kembangkan kembali, karena masih banyak pengusaha-pengusaha mikro kecil dan menengah di luar sana yang membutuhkan pembinaan serta bantuan materi untuk mengembangkan usaha mereka sehingga stabilitas perekonomian mereka terjaga.
Menurut beliau “Menjadi seorang enterpreneur atau wirausahawan bukanlah suatu hal yang mudah. Perlu dipahami terlebih dahulu tentang bisnis yang akan dijalankan dan resiko yang akan dihadapi. Berbagai faktor baik internal maupun eksternal sangat mempengaruhi suatu bisnis bisa dijalankan dan bertahan hingga kondisinya stabil. Tidak hanya mengenai modal, namun juga sistem pemasaran dan manajemen berkaitan erat dengan keberlangsungan suatu bisnis.
“Tetap semangat pantang menyerah, jangan pernah gengsi dan malu dengan apa yang kita kerjakan selama pekerjaan itu halal untuk kita kerjakan.” (Joko Sugiarto)














